Jumat, 15 Februari 2013

Kondensor dan Receiver Dryer

I. JUDUL PRAKTIK

“ Kondensor dan Receiver Dryer“

II. KOMPETENSI

1. Membongkar dan memasang kembali unit kondensor dan receiver dryer.

2. Menggambar konstruksi kondensor dan receiver dryer.

3. Menjelaskan kondisi komponen kondensor dan receiver dryer.

4. Menjelaskan cara kerja dan masalah yang sering terjadi.

III. DASAR TEORI

Suatu bejana yang memakai kran dimasukan kedalam kotak terisolasi. Caian yang mudah menguap pada temperatur atmosfir dimasukan kedalam bejana. Apa bila kran dibuka cairan yang berada didalam menyerap panas dari udara didalam kotak, berubah menjadi gas dan keluar.Pada saat ini temperatur udara di dalam kotak lebih dingin dari pada sebelum kran dibuka.

Dengan cara inilah kita dapat mendinginkan suatu benda. Akan tetapi cairan harus ditambah karena habis. Untuk itu diperlukan efek pendingin yang menggunakan metode dimana gas dikembalikan menjadi cairan dan selanjutnya kembali menguap menjadi gas.

Disini kita membahas tentang kondensor dan receiver dryer, dimana fungsi dari kondensor sendiri adalah sebagai alat penukar kalor, menurunkan temperatur refrigeran, dan mengubah wujud refrigeran dari bentuk gas menjadi cair. Kondensor Pada AC biasanya di simpan pada luar ruangan (outdoor). Kondensor biasanya didinginkan Oleh Kipas (fan), Fan ini berfungsi menghembuskan panas yang di hasilkan kondensor pada saat pelepasan Kalor yang di serap oleh gak refrigeran. Agar Proses Pelepasan kalor bisa lebih cepat, pipa kondensor didesain berliku dan dilengkapi dengan sirip. Sedangkan receiver dryer sendiri berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sekaligus tempat penyaringan refrigrant yang bersirkulasi.

a. Kondensor
Kondensor adalah berupa pipa-pipa yang dibengkok-bengkok-kan yang berfungsi untuk mendinginkan gas refrigerant yang bertekanan tinggi, sehingga gas tersebut dengan cepat berubah menjadi cairan refrigerant bertekanan tinggi. Untuk mempercepat proses pendinginan gas refrigerant tadi, pada pipa-pipa kondensor dipasang sebuah kipas (outdoor fan). Dengan dipasangnya kipas tersebut menyebabkan gas bertekanan tinggi yang keluar dari kompresor akan dengan cepat berubah menjadi cairan.

Kondensor berfungsi sebagai alat perpindahan panas (heat changer) sehingga panas dari gas (uap) refrigerant dilepaskan ke medium pengembun sehingga refrigerant akan mengalami proses pengembunan (berkondensasi), berubah bentuknya dari gas (uap) menjadi cair ( gas state to liquid state). Berdasar Media Pendinginannya, Kondensor dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

1. Aircooled Condensor, yaitu : Kondensor yang didinginkan oleh udara dibantu dengan kipas angin (fan).

2. Watercooled Condensor, yaitu kondensor yang dinginkan oleh air dibantu dengan pompa.

3. Evaporator Condensor, yaitu : kondensor yang didinginkan oleh air dan udara.

b. Receiver Dyer

Setelah condensor, freon akan melalui tahap penyaringan sekaligus pengeringan dari uap air, untuk tugas ini alat yang berfungsi adalah filter dryer. Filter dryer ini bagian yang cukup penting dalam system sirkulasi pada AC mobil, karena alat ini berfungsi menyaring semua kotoran yang ada pada system, oleh karena itu disarankan untuk mengganti filter dryer pada saat kendaraan anda mencapaijaarak tempuh 20.000 km.

Apa yang akan terjadi jika filter dryer tidak diganti pada waktunya? Jika filter dryer sudah usang dan sudah terlalu banyak menampung kotoran, maka alat ini menjadi tidak berfungsi lagi sehingga seluru sistim sirkulasi akan dipenuhi oleh kotoran, sehingga akan mengakibatkan kerusakan pada compressor.

Filter / Reciever drie mempunyau 3 fungsi , yaitu :

1. Menyimpan refrigrant

2. Menyaring benda-benda asing dan uap air dengan desiccant dan filter agar tidak bersirkulasi pada sistem AC.

3. Memisahkan gelembung gas dengan cairan refrigrant sebelum dimasukkan ke katup ekspansi

IV. DATA PRAKTEK

1. Gambar


2. Kerusakan yang sering terjadi pada kondensor dan receiver dryer

1. Kondensor

a. Kisi-kisi bengkok sehingga angin tidak dapat melewati kondensor.

b. Kebocoran pada saluran refrigrant.

c. Kondensor kotor karena debu, tanah dan hewan serangga.

d. Kondensor berkarat.

2. Receiver Dryer

a. Terjadi penyumbatan karena penumpukan kotoran di receiver dryer.

b. Daya serap air sudah berkurang.

c. sight glass buram/kotor.

V. ANALISA DAN PEMBAHASAN

Ø Fungsi Komponen

· Kondensor berfungsi untuk mendinginkan gas refrigerant yang tekanan dan suhunya tinggi untuk dirubah menjadi cairan refrigerant. Kondensor di pasang didepan kendaraan. Hal ini bertujuan agar kondensor mendapatkan pendinginan dari radiator fan dan udara yang lewat saat kendaraan bergerak.
Beberapa tipe kondensor :

1.Tipe Single Pass atau disebut Laluan Tunggal. Di sini uap refrigerant mengalir melewati satu laluan.

2.Tipe Two passage atau disebut Laluan Pada tipe ini terdapat dua arah laluan refrigerant yang berfungsi untuk menaikan tingkat pendinginan.

3.Tipe Three Passage yang memiliki 3 laluan.

4.Tipe Multi passage Tipe ini dikembangkan untuk mengurangi berat dan ukurannya khusus untuk system AC R. 134a.

· Receiver Dryer adalah komponen yang digunakan untuk menyimpan cairan Refrigerant dan juga berfungsi memisahkan refrigerant dalam bentuk gas dan cairan. Dryer dan Filter pada receiver berfungsi menyerap air dan kotoran yang ada dalam Refrigerant. Beberapa komponen seperti Sigh glass dapat dipasang diatas Reciever atau dipasang pada liquid tube diantara Reciever dan Expansion. Sigh glass berfungsi sebagai alat untuk mengetahui jumlah Refrigerant yang berada di dalam sirkulasi. Terdapat dua tipe yaitu tipe T dan Flat Head.

Ø Cara Kerja Unit

· Kondensor

gas refrigeran panas masuk kedalam ccoling tower melaui pipa-pipa kondensor didalam pipa konensor gas refrigeran dimampatkan hingga tekananya mencapai 12 Bar. gas refrigeran yang dimampatkan ini juga di dinginkan dengan air yang dipompakan oleh pompa sirkulasi, agar proses pertukaran panas semakin baik maka air yang digunakan untuk mendinginkan refrigeran di hembuskan dengan udara menggunakan blower.

· Receiver dryer


VI. KESIMPULAN

Menurut data yang kami peroleh dari internet dan buku pedoman, kerusakan yang sering terjadi pada kondensor dan receiver dryer adalah terjadinya penymbatan pada aliran karena kotoran dari luar maupun dari dalam. Penyumbatan ini yang dapat mempengaruhi kerja sistem AC jika beban pendinginan semakin besar namun aliran refrigrant maupun perpindahan panas tidak lancar maka akan sangat berpengaruh pada pengkondisian ruangan.

VII. DAFTAR PUSTAKA

Trouble Shooting AC Pada Mobil Toyota Corolla 4A FE oleh Rizqy Awaluddin

Modul Bahan Ajar AC mobil oleh Sutjipto

Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar