Minggu, 01 Desember 2013

Belajar dari sholat berjamaah


Sholat berjamaah sudah tak asing lagi dikalangan orang muslim , Shalat berjamaah adalah salat yang dikerjakan oleh dua atau lebih orang secara bersama-sama dengan satu orang di depan sebagai imam dan yang lainnya di belakang sebagai makmum. Shalat berjamaah minimal atau paling sedikit dilakukan oleh dua orang, namun semakin banyak orang yang ikut solat berjama'ah tersebut jadi jauh lebih baik. Shalat berjamaah memiliki nilai 27 derajat lebih baik daripada sholat sendiri. Oleh sebab itu kita diharapkan lebih mengutamakan shalat berjamaah daripada solat sendirian saja

Ada hadist yang menyatakan bahwa seorang laiki-laki wajib untuk sholat berjamaah di masjid atau mushola Allah SWT tentu tidak sertamerta begitu saja memberikan perintah tanpa maksud. Dalam sholat jamaah ada yang namanya imam dan juga makmum. Imam disini berfungsi sebagai pemimpin dalam sholat, yang semua gerakannya (gerakan dalam arti gerakan sholat) harus diikuti oleh makmumnya. Dalam setiap gerakannya, sangat tidak diperbolehkan seorang makmun mendahului gerakan imam. Namun adakalanya gerakan sholat yang dilakukan seorang imam boleh tidak diikuti makmum, yaitu saat seorang imam melakukan gerakan atau membaca bacaan yang salah. Jika terjadi kesalahan yang dilakukan oleh imam, makmum harus mengingatkannya, caranya untuk makmum laki-laki yaitu dengan mengucapkan kalimat Subhanallah, dan menepukkan tangan (sebelah luar telapak tangan/punggung telapak tangan) bagi makmum perempuan

Dari sholat berjamaah tersebut dapat di ambil pelajaran dalam sebuah kepemimpinan atara lain :
1. Seorang pemimpin harus di depan dimana perbuatan yang baik akan di ikuti oleh masyarakatnya dan jika melakukan kesalahan sang pemimpin harus di ingatkan oleh masyarakat dengan cara yang baik. Masyarakat juga tidak boleh merasa hebat dan mendahului pemimpinya.

2. Jika sang pemimpin merasa sudah tidak mampu untuk memimpin lagi hendaknya mengundurkan diri sendiri dan di gantikan oleh masyarakatnya yang lebih mampu. Dalam hal ini jika seorang Imam tak mampu lagi memimpin sholat berjamaah karena sudah tidak tahan menahan kentut atau bahkan sudah kentut, seorang Imam bisa langsung mundur dan posisinya akan di gantikan makmum dibelakangnya. 

Untuk mencapai tujuan bersama seorang pemimpin dan masyarakatnya harus saling bersatu, mengerti dan saling melengkap . Diperlukan rasa saling menghargai dan menghormti satu sama lain bukan dengan saling menonjolkan egoisnya masing-masing...

Comments
1 Comments

1 komentar:

Keren Artikelnya Minta pendapatnya dong bro Di > http://oneworld-info.blogspot.com/2013/12/e-learning-untuk-guru-dan-siswa.html

Posting Komentar