Jumat, 30 Mei 2014

Pendakian gunung Merbabu ( 3145 mdpl ) via selo

Jangan meninggalkan apapun selain jejak dan kenangaan
Jangan mengambil apapun selain foto
Jangan membunuh apapun selain waktu

itulah filosofi pendaki yang diajarkan teman kepada saya ketika mendaki gunung. Yaah hari itu setelah sekian lama absen karena kesibukan kuliah dan organisasi akhirnya saya kembali ke habitat aslinya...petualangan dan gembelers.Mendaki gunung merbabu...Dengan persiapan minim h-3 baru fixed akan naik gunung keputusan besar pun diambil,tidak mengajak banyak orang hehehe... 

jumat 15.00 kita berangkat dari SC UNY menuju basecamp pendakian merbabu lewat sleman-muntilan-selo. Hari itu yang siap untuk berangkat adaa 8 orang yaitu aku,bowo,dani,irawan,bela,devi,lisa dan ami. Setelah sempat di guyur hujan dijalan sampailah di pos pemberangkatan selo pukul 17.00.

Pendakian gunung merbabu pun benar2 dimulai tepat pukul 18.30 setelah sejenak makan dan sholat. Lets go !!! perjalanan dimulai dari melewati hutan2 lebat dari pos 1 dan pos 2...perjalanan berlanjut melewati sabana yang terjal...perjuangan hebat di mulai,melawan gelap,dingin,lelah,jalan menanjak,udara yang tipis tapi tetap semangact demi mencapai puncak...setelah 4,5 jam berjalan kita memutuskan untuk istirahat dan ngecamp di dekat sabana 1...karena hanya membawa 1 tenda akhirnya yang cewe tidur didalam tenda dan yang cowo tidur di luar tenda...parah memang apalagi yang cowo tidak ada yang bawa sleeping bad...wkwkkw tak ada akar rotan pun jadi pakai sarung dan mantel...diselimuti dingin yang menuasuk akhirnya kita putuskan membuat api untuk emnghangatkan tubuh.

Perjalanan menuju puncak merbabu dimulai kembali pukul 03.20...dengan meninggalkan tas dan tenda di bawah dan membawa beberapa barang bawaan penting...jalan semakin terjal,udara semakin dingin,oksigen semakin tipis,kelelahan semaakin memuncak...saat rasa menyerah mulai muncul ditengah jalan...tiba2 pemandangan amazing terlihat...langit dan awan merona di ufuk timur menyambut terbitnya mentari pagi...semangaact pun muncul kembali dan lets rock !!! sampai di puncak gunung merbabu (3145 m ditas permukaan laut ) setelah menunaikan ibadah sholat subuh dan bersyukur kepada Allah...sensasi luar biasa terasa!! lets rock !!1 inilah poto2nya...


background gunung andong

background gunung merapi


dari kejauhan nampak gunung lawu


inilah orang2 keras kepala


merbabu 3145 mdpl


wonder woman


favorit pic


epic

mengibarkan bendera kebanggan di puncak merbabu 3145 mdpl


sunrise


cowo maco


obat dingin


poto2 dulu di basecamp


perjalanan naik memburu sunrise


gunung lawu


silau


si ganteng


merapi yang kokoh


gerbang pendakian jalur selo


sunrise moment


puncak2 php


lautan awan


sunrise,lautan awan,lawu


melihat masa lalu


lautan awan dingin


sunrise wow


sunrise wew


sindoro sumbing menantiku


ekhem


saya perkasa


pemandangan puncak


sabana 


turun gunung


selfie sukaisi


magelang dari jauh


perjalanan turun


bagai lukisan


narsis rangers


jalur turun


masih ganteng


amazing


sabana 2


watu bolong


sabana 2


sabana waaah



nunjuk puncak


seamngact


romantis poto bareng merapi


wkwkkwk


nampak puncak


wush



pelajaran yang di dapat:

Pendakian gunung adalah belajar dan merasakan hidup yang sebenarnya. Mengapa? Kesuksesan dan kelangsungan hidup akan mudah kita temui dalam suasana pendakian gunung di alam terbuka. Mendaki gunung bukan semata aktifitas fisik atau olahraga yang memerlukan fisik yang prima dan keterampilan, jauh di dalamnya ada banyak sekali pelajaran bagi para pelakunya...dalam proses perjalanan pendakian tentu kita tidak mungkin akan berjalan terus tanpa kendala apapun. Ketika mendaki kita akan menemui tebing, tanjakan, tikungan, jurang, padang savana, jalan berbatu dan berbagai hal lainya. Adakalanya kita harus berhenti sejenak, memacu kecepatan, atau bahkan terperosok hingga terjatuh. Demikian pula dalam kehidupan, tentu tidak ada hidup manusia yang lurus-lurus saja. Setiap manusia pasti memiliki “seni” hidupnya masing-masing. Namun, dari setiap manusia dapat ditemukan tindakan yang berbeda. Ada orang yang ketika jatuh akan bangkit kembali, tetapi adapula yang menyerah. Tentu semuanya adalah pilihan...Selain itu mendaki gunung juga mengajarkan kita bagaimana rasanya melakukan perencanaan dengan matang,sabar,solidaritas,menghargai hidup,mengatur emosi dsb...inilah 5cm versiku....

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar